arti teman, sahabat, dan lainnya
adakalanya aku merasa kehilangan makna dari kata teman.
ajari aku,benarkah teman adalah orang yang selamanya berada disisi kita?
yang seakan mendukung kita?lalu dibelakang menjatuhkan kita?
ataukah teman itu adalah sosok yang bermanis muka didepan kita
disaat kita senang dan berbalik memunggungi kita disaat kita sedih?
oh ya terkadang yang namany teman juga orang yg bersedia menyediakan bahunya untuk kita disaat kita ingin menangis..lalu meniggalkan kita dengan senyum sinis begitu kita tersenyum kembali..
arrrgghh..
ya Tuhan,ampuni aku..
aku mengalami krisis kepercayaan terhadap sosok teman..
haha,bukan maksudku menjudge mereka dengan kalimat2ku..
hanya saja karena akhirnya aku tau yang mereka lakukan di depan dan belakangku..
cukup sakit rasanya tahu apa yang mereka lakukan..
bahkan aku sempat merasa tidak fair dengan ini..
betapa enaknya mereka mendapatkan kepercayaanku lalu menusukku dari belakang?
sehingga aku benar2 kehilangan 'teman'..
tapi Tuhan,aku bersyukur..
meski aku kehilangan 'teman' Engkau memberiku 'sahabat'2 yang luar biasa..
yang tidak selalu ada di sisiku, namun selalu ada di hatiku..
saat aku kehilangan teman,aq justru menemukan sahabat.aq menjadi begitu yakin
"bila satu pintu tertutup untukmu berarti Tuhan telah menyediakan pintu2 lain untukmu.."
membuatku menciptakan satu definisi baru di hidupku mengenai 'sahabat'
bagi ku sahabat adalah orang yang hatinya selalu siap ada untukku..
mendukungku dengan caranya sendiri, menyemangatiku dengan caranya sendiri,
bahkan mendoakan ku dengan caranya sendiri..karena begitulah yang aku lakukan pada 'sahabat'2ku..
sahabat,
tak terhalang waktu
tak terlekang zaman..
ajari aku,benarkah teman adalah orang yang selamanya berada disisi kita?
yang seakan mendukung kita?lalu dibelakang menjatuhkan kita?
ataukah teman itu adalah sosok yang bermanis muka didepan kita
disaat kita senang dan berbalik memunggungi kita disaat kita sedih?
oh ya terkadang yang namany teman juga orang yg bersedia menyediakan bahunya untuk kita disaat kita ingin menangis..lalu meniggalkan kita dengan senyum sinis begitu kita tersenyum kembali..
arrrgghh..
ya Tuhan,ampuni aku..
aku mengalami krisis kepercayaan terhadap sosok teman..
haha,bukan maksudku menjudge mereka dengan kalimat2ku..
hanya saja karena akhirnya aku tau yang mereka lakukan di depan dan belakangku..
cukup sakit rasanya tahu apa yang mereka lakukan..
bahkan aku sempat merasa tidak fair dengan ini..
betapa enaknya mereka mendapatkan kepercayaanku lalu menusukku dari belakang?
sehingga aku benar2 kehilangan 'teman'..
tapi Tuhan,aku bersyukur..
meski aku kehilangan 'teman' Engkau memberiku 'sahabat'2 yang luar biasa..
yang tidak selalu ada di sisiku, namun selalu ada di hatiku..
saat aku kehilangan teman,aq justru menemukan sahabat.aq menjadi begitu yakin
"bila satu pintu tertutup untukmu berarti Tuhan telah menyediakan pintu2 lain untukmu.."
membuatku menciptakan satu definisi baru di hidupku mengenai 'sahabat'
bagi ku sahabat adalah orang yang hatinya selalu siap ada untukku..
mendukungku dengan caranya sendiri, menyemangatiku dengan caranya sendiri,
bahkan mendoakan ku dengan caranya sendiri..karena begitulah yang aku lakukan pada 'sahabat'2ku..
sahabat,
tak terhalang waktu
tak terlekang zaman..
Comments
Post a Comment