Bisikan doaku malam ini pada Tuhan: Ya Tuhan,terimakasih atas malam ini. karena semuanya ada dan menjadi satu kebahagian tersendiri buatku.
Sebuah keterpaduan bila dinilai secara holistik akan terasa kian berbeda. hari ini, malam ini, aku memadukan smeua unsur dalam komunikasi hidupku. seluruh emosiku terekspresikan peran yang aku bawakan dibawah namaku. ini indah. benar indah adanya.
Yah,walau naluri manusiaku yg tak pernah puas masih menginginkan dia yang aku maksud hadir diantar semuanya. ikut perpadu dalam rima malam ini. haha inilah acuan kata 'seandainya' yang aku yakin Engkau tak suka bila aku ucapkan kan, Tuhan?
Aku berbisik lagi padamu ya Tuhan, kali ini dengan suara yang lebih lembut dari sebelumnya. bahkan deru nafas menjadi sederu bisingnya siang. Aku masih ingin dia yang belum tentu tak ingin aku ada disini rasakan apa yang aku rasa. menjadi satu rasa kembali denganku, kembali satu asa denganku, kembali membangun mimpi lagi denganku. Ahh terlalu melankolis ujar sisi lain hatiku..
Bathinku melawan bisikkan lembut itu. dengan cercahan serpihan pengingat semangat yang datang bertubi dari berbagai sudut malamku, mendorong naluriku meluncurkan bisikan lain dari relung hatiku yang lain pula. kata bathinku, segera bisikkan pada tuhan dengan kelembutan yang berkekuatan!
Lagi, kembali aku berbisik pada Tuhan, Ya Tuhan aku tarik kembali bisikanku yang sebelumnya. aku hanya ingin berbisik pada Mu tentang betapa bahagianya aku masih bisa menemukan diriku diantara derai pecahnya hati, aku masih bisa menegakkan kepala ditengah galaunya, aku masih dapat berjalan lurus sementara angin seperti ingin merubah arahku, aku masih dapat menikmati kesendirian dalam keramaian ini, aku telah menelan obat terpahit dan kini sedang menunggu reaksinya bekerja.
Hidup itu harus Indah pada akhirnya. bila belum aku dapatkan keindahan itu, tugaskulah terus mencarinya, benar kan Tuhan? karena Engkau sebenarnya telah menyiapkannya untukku. ahh Engkau curang ya Tuhan, Engkau berbuat begini hanya untuk memancingku terus berjuang bukan? Agar aku semakin merasakan HIDUP yang Engkau berikan begitu ajaib dengan lika liku seperti yang telah Engkau tuliskan dalam kaligrafi hidupku 50ribu tahun lalu.
Bisikan terakhirku pada Tuhan,malam ini adalah: termakasih telah memberiku teman malam ini. Engkau menjawab doaku malam kemarin! hehe. dan temanku malam ini, seperti para malaikat tak sempurna yang diutus mencerahkan fikirku, mengajariku bersyukur, dan mengingatkanku untuk berjuang. semuanya jadi satu kesatuan holistik.
Kembali ke bisikan doaku yang pertama malam ini pada Tuhan: Ya Tuhan,terimakasih atas malam ini. karena semuanya ada dan menjadi satu kebahagian tersendiri buatku.
Aku bisikkan pada Tuhan
Tuhan, tolonglah hambamu ini, agar setiap detak jantung hamba ini selalu berdzikir kepadaMU Tuhan, dan jadikanlah setiap langkah ini adalah untuk mendapatkan rahmatMU serta kuatkanlah hati hamba agar tidak tergoda oleh godaan yang melemahkan iman hamba.. AMin
ReplyDeleteheumm...isinya puisi semua ya?!
ReplyDeletebaru jalan-jalan eh malah nemu blog ini.
anak ipb juga ya?
salam kenal yak.
^_^
ditunggu kunjungan baliknya.
oia, blognya bagus, tapi belum sempat "ngobrak-ngabrik" semuanya.
insyaa Allah next time.
saya follow deh biar inget.
hehe..